,

Dari Buku Menjadi Karya

Teras Baca Kita, Minggu, 6 Oktober 2024. Sepekan sebelumnya, saat anak-anak mampir ke Teras Baca Kita, mereka sangat tertarik membaca dan membicarakan resep-resep masakan dari buku resep yang tersedia. Banyak sekali inspirasi masakan yang mereka dapatkan, dan tentu ingin mereka praktekkan. Jadi, di hari Minggu pertama di bulan Oktober ini, kami sepakat mempraktekkan salah satu…

Teras Baca Kita, Minggu, 6 Oktober 2024.

Sepekan sebelumnya, saat anak-anak mampir ke Teras Baca Kita, mereka sangat tertarik membaca dan membicarakan resep-resep masakan dari buku resep yang tersedia. Banyak sekali inspirasi masakan yang mereka dapatkan, dan tentu ingin mereka praktekkan.

Jadi, di hari Minggu pertama di bulan Oktober ini, kami sepakat mempraktekkan salah satu resep dari buku yang telah mereka baca. Es Kuwut jadi pilihan resep yang dipraktekkan. Selain cara membuatnya mudah, cuaca yang membuat gerah ini rasanya memang perlu dilewati dengan sesuatu yang segar dan dingin.

Ternyata, kegiatan hari itu memberikan banyak hal bagi kami, terutama bagi anak-anak yang terlibat dalam praktek resep ini. Bukan sekedar mendapat minuman segar. Sepanjang proses pembuatan minuman ini, anak-anak (tanpa mereka sadari) belajar bekerjasama dalam tim. Mereka berbagi tugas dengan baik, berdiskusi dan mencari solusi bersama saat menghadapi masalah dalam proses pembuatan (misalnya apakah bahan ini bisa dimasukkan sebelum bahan itu, apa gantinya parutan yang ternyata tidak efektif dipakai, dsb), bersama-sama MEMAHAMI resep yang dibaca, dan….tentu saja anak-anak merasa bahagia dan bangga karena berhasil membuat minuman sendiri dengan rasa yang segar dan “kemedol” _ layak juaaaal.

Yang juga membahagiakan adalah, setelah proses membuat minuman selesai, mereka sangat bertanggungjawab membersihkan semua peralatan dan tempat yang mereka pakai, tanpa diminta. ❤

☕ Dari buku ternyata tak sekedar menjadi karya.